Tuesday, August 25, 2009 | By: Ibnu Sulaiman

Lailatul Qadar : Sejarah Disebaliknya



Lailatul qadar merupakan satu malam yang terlebih baik dari seribu bulan dari segi ganjarannya kepada hamba Allah yang mengejarnya.Dikata malam ini mungkin akan berlaku pada 10 malam terakhir ramadhan ,pada malam ganjil pada 10 malam terakhir ,dan juga pada malam 25 , atau 27 mengikut pandangan yang biasa kita ketahui.Namun semuanya bergantung kepada sikap kita terhadapnya sebenarnya ,sekiranya kita berjaga 10 malam terakhir dan tidak istiqamah selepas ramadhan ,itu bukanlah petanda telah mendapat lailatul qadar.
Lailatul qadar merupakan malam yang dinisbahkan kepada satu kisah.........
Ada seorang lelaki dari umat Nabi Musa telah menunggu di sebuah gunung atau bukit menunggu perintah Allah selama 1000 bulan dengan istiqamahnya.Lalu Allah mengira pahalanya atas sebab menunggu dengan tabah perintah dari Allah.Lalu ,Nabi Muhammad telah berdoa kepada Allah "Mana mungkin umatku akan dapat pahala 1000 bulan sedangkan umur umatku pendek " lalu Allah menerima doa Nabi dan menganugerahkan malam 1000 bulan kebaikan pada bulan ramadhan.
Lalu turunlah ayat Al Qadr yang biasa dibaca pada solat.
*Rujukan:Dari kuliah ramadhan yang sempat diikuti.
*Umur Nabi Musa lebih dari 700 tahun ,oleh sebab itu lelaki tersebut dikatakan masih remaja.

0 comments:

Post a Comment